Menjamah wajah penghidupan kian nisbi,,menerawang buramnya kehidupan...seolah tak terpegang kesempurnaan jiwa yg paripurna..titik tolak patriarki menjadi tanda tanya..
mungkin dia,mungkin bukan dia..
hmmm.. akankah jejak kaki semesta kan hadir menemani matahari dan bulan dalam persimpangan rotasi kehidupan ? ataukah rasa ini hanya kan selalu termanifestasi dalam balutan kata yg tak berujung...
bersembunyi di balik status quo,,tak menenangkan proyeksi spirit gerak jiwa menuju ke sesuatu yg sempurna, adakah dia menjadi kawan dalam merantai makna hingga akhir cerita..
Jumat, 03 Juli 2009
Langganan:
Komentar (Atom)
